Assalamualaikum Readers, di postingan kali ini author akan menceritakan keseruan author dan teman-teman blogger di acara Happy Race yang diselenggarakan oleh Viva dan HappyOne. Sobat readers pasi sering dengar Viva dong. Viva adalah portal berita, atau lengkapnya viva co.id. readers bica cek website viva. untuk mengetahui news atau berita tentang politik, gaya hidup, sports, otomotif, nasional, dan lain-lain.

Kalau Happy One, readers sudah pernah dengar belum? Happy One merupakan perusahaan asuransi di bawah Asuransi Astra. Jadi Asuransi Astra merilis HappyOne.id, yang merupakan serangkaian asuransi yang bisa dimiliki masyarakat secara langsung dan hanya membutuhkan satu identitas saja. Tidak ribet ya sebenenarnya. Kalau readers mau cek, readers bisa langsung kunjungi web HappyOne .

Jadi di acara yang seru ini, nanti di akhir acara, panitia akan bagi-bagi hadiah yang super banyak. Tapi awalnya author deg-degan loh readers. “Emang acaranya bakal gimana nih, sampe harus pake asuransi segala”, tanya author dalam hati. Ternyata acaranya emang super-duper seru dan menantang readers. Jadi, author dan sobat blogger lainnya mengitari kota tua dan sekitaran pecinan. Kita sampai lari-lari nyebrang jalan raya loh, pantesan ya dikasi asuransi hehe.  Jadi aman kalau ada apa-apa.

Nah, author akan ceritakan bagaimana keseruannya sobat. Jadi baca terus sampai ending ya. 😉

Pertama, semua peserta dibagi menjadi team atau kelompok. Author lupa ada berapa, yang jelas banyak kelompok. Author masuk kelompok satu, bersama dengan 4 teman blogger lainnya. Keseruan pertama, author nambah teman lagi. The more friends means the more followers Instagram -,- haha. Okay lanjut cerita, semua team diajak keliling wisata Kota Tua. Di sesi ini, peserta diminta untuk memotret hal-hal yang berhubungan dengan Happy One.

Jadi, ada 4 tipe gambar yang harus peserta ambil. Pertama Happy Me, Happy Me maksudnya kita harus mengambil foto selfie yang menunjukkan kebahagiaan kita saat berlibur. Yang kedua Happy Edu, nah kalau yang ini peserta harus memotret kebahagiaan anak-anak yang sedang berkunjung di sekitaran Kota Tua Jakarta.

Yang ketiga ada Happy Home, yakni foto yang harus dipotret adalah tentang bangunan di Kota Tua. Misal arsitekturnya, bentuk gedungnya, dan lain-lain. Yang penting tentang bangunan. Yang terakhir ada Happy Trp. Nah kalau yang ini kita harus memotret hal yang bisa mempromosikan Kota Tua sebagai tempat wisata yang ada di Kota Jakarta. Jadi hitung-hitung ikut bantu pemerintah nih buat masarin “tourism place”.

Pasti readers penasaran dong dengan hasil foto yang author ambil. Nih author lampirkan di bawah. Cekidot ya.

20161021203150_IMG_2865
Happy Home
20161021200557_IMG_2843
Happy Edu

Setelah semua peserta berkeliling kota tua, kita menuju tantangan selanjutnya, yakni ke Wihara Dharma Bakti yang ada di daerah Pecinan Glodok. Sebenarnya daerah ini tidak terlalu jauh dari kawasan Kota Tua. Kalau readers mau naik angkot juga bisa. Tetapi waktu itu author dan team pakai gojek. Niatnya sih mau lebih cepat sampai, biar jadi team yang  pertama sampai. Eh ternyata team author jadi team yang kedua sampai.

Setelah itu, team yang sudah sampai dikasi quiz. Isinya pertanyaan seputar Happy One dan Kota Tua. Jumlah pertanyaan ada 4, tapi sayangnya waktunya terburu habis. Jadi kita hanya jawab 3 pertanyaan saja. Dan tiba-tiba dikasih roti 3 sama panitia hahaha. Surprised sih waktu itu. Nah ini hadiah awal nih, dapat roti. Masih ada lagi tapi, stay reading yup.

Nah setelah quiz, kita diberi challenge untuk foto-foto di sekitaran wihara. Dan mulailah pemotret amatiran ini beraksi. Seperti sebelumnya, tak lengkap bila tanpa foto, author lampirkan lagi foto-foto di wihara.

20161021214657_IMG_2876

20161021214707_IMG_2877

20161021213907_IMG_2868

Oh ya readers, di daerah pecinan ini, sebelum author masuk ke kawasan wihara, ternyata ada pasar loh. Banyak banget sayuran, buah, dan toko-toko lainnya. Kalau author datang kesana bukan karena challenge, author pasti sudah belanja macam-macam deh. Lalu ada banyak tukang bunga juga. Aduh author suka banget bunga pula. Yaampun senang banget sih melihat bunga dan sayur-sayur hijau terhampar gitu. Ini ada fotonya juga, tetapi tidak terlalu banyak, karena author lagi buru-buru cari manisan waktu itu.

20161021213600_IMG_2866

20161021220754_IMG_2881

Buat apa cari manisan? Nah ini juga salah satu challenge dari panitia. Jadi dari vihara, kita dapat challenge lagi untuk membawa manisan atau permen dengan 5 warna. Manisan ini sebagai syarat untuk masuk ke zona challenge berikutnya. Yang mana kita harus mencari kedai kopi legenda. Akhirnya setelah lari kesana-kesini, team 1 atau team author menemukan lah manisan dan kedai kopi itu. Di sana, semua peserta mendapat es kopi.

Sepertinya panitia tau kalau peserta capek banget abis lari-lari di teriknya matahari. Ciaelaah gakuat sama disksinya. Haha. Okay lanjut cerita yah… setelah dari kedai kopi, kita lanjut menuju kedai rujak. Tepi sebelumnya, biar readers tidak penasaran apa sih kopi legenda itu, ini dia fotonya di bawah.

20161021221935_IMG_2882

Nah, yang satu ini menarik banget nih readers. Rujak Shanghai namanya. Jadi rujak ini isinya buah dan sayur, tetapi bumbunya rasanya asam-asam gitu. Dan ternyata Rujak Shanghai ini juga menggunakan gurita. Kebayang ga tuh, kuah rujak berperisa gurita. Frankly speaking, rasanya agak aneh kalau di lidah author. Jadi kita paksa pak ketua team buat abiskan rujaknya haha. Maafin ya pak ketua. Tapi sih keren pak ketua, bisa ngabisin.  Begini nih readers, tampilan Rujak Shanghai nya.

Rujak Shanghai

Rujak challenge fnished, kita lanjut lagi ke zona selanjutnya, yakni zona hoki. Setelah ada kopi dan rujak, di zona ini ada the dan teapot. Ini juga zona terakhir sebelum kita balik lagi ke Historia Café di Kota Tua, tempat semua peserta berkumpul dan acara di buka. Ketika berangkat kita menggunakan gojek, saat pulang kita naik angkot. Yah hitung-hitung mengurangi budget, karena kita diberi ongkos transport oleh panitia.

Setelah sampai di Historia Café, kita absen. Ternyata team 1 bukan team yang pertama sampai. Kita team ke tiga yang sampai. Yah, tidak apa-apa lah ya, yang penting masih 3 besar. Selanjutnya kita semua dipersilahkan makan siang. Eitts, tapi author shalat dulu karena waktu sudah hampir pukul 2 waktu itu. setelah shalat, barulah kita santap makan siang.

Author kira setelah selesai makan, acara selesai juga. Kita semua tinggal menunggu kebanjiran hadiah-hadiah dari penyelenggara. Ternyata challenge belum selesai loh readers. Perwakilah team harus membuat sebuah minuman. Waah ini sih gawat kalau author yang jadi perwakilan team. Eh ternyata author yang ditunjuk jadi perwakilan team 1. Author sih dari awal sudah tau ya, kalau tidak akan dapat juara, haha. Tapi tidak ada salahnya mencoba.

Jadi, perwakilan team akan membuat minuman seperti yang dibuat oleh barista. Minuman ini adalah bir pletok, yang tidak lain dan tidak bukan, merupakan salah satu minuman khas Betawi. Bagi readers yang belum tau, Betawi ini adalah suku yang mendiami Provinsi Jakarta. Jadi pertama-tama barista membuat bir pletok itu sendiri.

Warna asli Bir Pletok ini merah readers. Warna merah ini dihasilkan dari rebusan batang tumbuhan Secang. Jadi selain Secang, ada Jahe juga, ada Kayu Manis, Pandan, dan beberapa rempah lain. Semua bahan ini direbus dan akan menghasilkan warna merah.

20161022000355_IMG_2884

Oh iya, readers jangan khawatir, karena bernama Bir Pletok, minuman ini bukan bir, alias bukan minuman beralkohol. Jadi nama Bir Pletok muncul saat masa penjajahan dahulu. Para penjajah dulu meminum bir atau minuman beralkohol untuk menjaga kehangatan tubuh mereka. Nah penduduk kita juga berpikir untuk memiliki minuman yang sama, yang dapat menghangatkan tubuh.

Lalu tercetuslah Bir Pletok. Pletok sendiri merupakan bunyi yang dihasilkan. Jadi ketika minuman ini dimasukkan dalam tempat, lalu ditutup dan digoyang-goyang atau dikocok, akan menghasilkan bunyi seperti “pletok, pletok” maka dikasi nama Bir Pletok.

Wah jadi tahu salah satu sejarah lagi nih, dengan join Happy Race by Astra. Dari minuman tradisional, Bir Pletok disulap menjadi minuman modern era millennial yang Instagram-able. Jadi Bir Pletok yang berwarna merah ini dicampur dengan perasan jeruk nipis. Lal ditambah es batu, setelah itu dikocok. Voila, warna merah itu berubah menjadi kuning loh readers.

Readers mau tahu bagaimana bentuk minuman ini setelah disihir barista? Yuk cekidot di bawah. Author juga lapirkan minuman hasil racikan author yang tidak seberapa.

20161022002659_IMG_2885
Made by Barista

 

20161022003959_IMG_2889
Made by Me

Sudah tahu dong hasilnya, jop author tidak menang -__-. Hahaha. Tetapi tidak apa-apa, author jadi dapat pengalaman membuat coktail.

Nah setelah ini barulah semua peserta akan dihujani hadiah oleh panitia penyelenggara. Ada kategori juara team, foto Instagram terbaik, doorprize, dan hadiah lainnya. Author saja sampai lupa karena banyak banget.

 

20161022010408_IMG_2894

20161022010543_IMG_2895

20161022010821_IMG_2896

Guess what readers, author menang doorprize loh. Yang lebih happy lagi, team author menang kategori “The Best Team”. Yeaaaayyyy. So happy. Setelah diumumkan juara 1 untuk team. Aauthor dan teman-teman satu kelompok sudah tidak berharap apa-apa. Apalagi ketika diberi tahu bahwa ada kategori best team. Kita sih tidak berpikir kalau kita menang. Eh tapi ternyata saat diumumkan, team author yang menang. Waah, ini banjir beneran hadiahnya.

Best Team

Selain semua hadiah di acara, tenyata Viva juga mengadakan lomba blog, yakni menulis tentang keseruan acara Happy Race. Juara pertama akan dapat laptop, juara dua dan selanjutnya juga pasti bakal dapat hadiah yang tidak kalah seru. Wah seru banget pokoknya readers.

Okay jadi hadiah dapat, kesenangan dapat, perlindungan dari Happy One juga dapat. Buat readers yang belum punya asuransi, ayo segera rencanakan liburan, pendidikan, dan hidup di masa depan dengan asuransi.

Yang terakhir, semua peserta mendapat akun asuransi dari Happy One dan dapat goodie bag.

20161024015047_IMG_2898

Advertisements